Alhamdulillah… Astro, kini telah tiada. Tidak ada yang sedih dengan hal itu. Astro datang ke Indonesia sebagai perusak acara dan trend. Dimulai dari MONOPOLI LIGA INGGRIS, yang berakibat pada pembelaan oleh PT Direct Vision, yang mengatakan bahwa mereka menang tender. Namun ternyata terbukti bahwa Astro melakukan itu dengan SUAP. Hanya saja pihak ASTRO dan kawan-kawannya yang kalau ndak salah memang dibackup oleh Malaysia yang ber-adat maling dan suka klaim itu boleh bergembira.. Pihak mereka masih boleh bergembira bahwa mereka masih melihat bahwa Masyarakat indonesia belum bisa menikmati Liga Inggris. Selamat bergembira..
Saya masih ingat ketika Vice President Corporate Communication Astro Halim Mafhudz mengatakan :”Setelah kita tahu maka kita blok semua, supaya hacker tersebut nggak bisa masuk kemana-mana” saat situs ASTRO disikat orang..

Dan ternyata sekarang merekalah yang benar-benar tidak bisa kemana-mana.. gimana bapak-bapak Astro?









