Skip to content

Mengefektifkan Permission Directory di Windows

April 29, 2008

Jika di Linux sistem permission sangat fleksible, maka sebenarnya Windows pun demikian juga, meskipun mungkin efektifitas managemen sistem untuk masing-masing user tidak seperti di Linux. Jika di Linux, permission dapat dihandle dengan perintah-perintah seperti chmod, chown, chgrp, maka Windows memiliki cara lain untuk melakukan setting permission. Kebanyakan orang tidak melakukan efektifitas ini dengan maksimal.

Pada sistem Operasi Windows, juga memiliki fasilitas Multi User. User-user yang selalu ada dalam Windows adalah: Administrator, Administrators, System, Guest, Everyone, Users, Creator Owner. Administrators adalah user-user yang memiliki akses setingkat administrator, dia dapat melakukan installasi ataupun melakukan akses ke system. Dia juga bisa mengganti permission-permission dalam system. Sedangkan Users adalah seluruh user, yang terdapat pada system. Sedangkan Everyone, adalah seluruhnya, user ataupun bukan bisa melakukan akses tertentu ke dalam folder tersebut. Hal ini juga yang memungkinkan seorang pengguna komputer lain membuka sharing komputer yang dibuka untuk everyone.

Bagaimana kita dapat melihat setting permission pada Folder-folder di Sistem Operasi Windows? Hanya dengan melakukan Click Kanan, untuk menampilkan context menu (context menu adalah menu yang muncul karena dibuka oleh klik kanan), dan Properties. Dan pilihlah Tab Security.

Jika tab Security tersebut tidak muncul, maka ada beberapa kemungkinan. Yang pertama adalah: Windows anda berjalan di atas FileSystem bukan NTFS. Yang kedua adalah, anda menggunakan mode Use Simple Sharing pada Folder Option anda. Caranya: buka Windows Explorer anda, dan klik Tools => Folder Options. Muncul halaman seperti demikian:

Pastikan bahwa Check Box Use simple file sharing [Recomended] tidak ter-check / tidak tercentang. Kemudian klik OK. Jika Tab Security masih belum terbuka, maka anda perlu melihat pada DRIVE di windows explorer, dimana folder yang akan anda update permission nya berada.

Jika seperti pada gambar diatas, dengan file system FAT32, maka anda tidak dapat melakukan update permission. Pastikan anda menggunakan FileSystem NTFS untuk melakukan ini. NTFS bisa didapat dengan melakukan CONVERT Fat ke NTFS.. Heheheh

Anggap saja bahwa Tab Security telah terbuka. Di situ anda dapat melihat, ada beberapa user yang dapat anda lakukan updating. Ada Administrators, ada users dan lain sebagainya. Anda juga dapat melakukan penambahan user dan pendeletan users untuk perlakuan akses ke direktori tersebut. User yang anda tambahkan harusnya adalah user yang terdapat dalam komputer Windows kita tersebut. Jika anda klik Advanced, maka akan muncul halaman yang lebih detail lagi.

Anda juga dapat melihat ke tab Owner:

Di dalam komputer saya, user bimos sedang aktif, berlaku memiliki fungsi setingkat administrator yang mampu melakukan installasi dan hal-hal setingkat administrator. Jika anda lakukan click user bimos dan melakukan check / centang ke Replace Owner on sucontainers and object, berarti anda telah mengganti OWNER dari folder anda khusus menjadi milik bimos. Setelah user bimos menjadi pemilik, otomatis memiliki hak untuk mengedit permissions  melalui tab permissions.

Pada tab Permissions, anda dapat menambahkan user atau penghapusan user, dengan lebih dulu melakukan perubahan pada INHERITANCE system nya. Anda dapat menambahkan atau mengupdate sistem tersebut di situ, dapat juga mengubah pada halaman sebelumnya (sebelum masuk advanced).

Contoh

Berikut suatu contoh bahwa saya akan melakukan penghapusan suatu direktory yang biasanya cukup besar, yaitu System Volume Information.

Bukalah pada Tools => Folder Options, dan pastikan bahwa Hidden Files dan System Files terbuka untuk dilakukan akses.

Pastikan point Show hidden Files and Folders tercheck dan Hide Protected operating system terbuka. Kemudian bukalah di C:\System Volume Informations

Tentu hasilnya akan menjadi seperti ini. Karena Folder C:\System Volume Information hanya dimiliki oleh system. Kenapa saya memilih folder ini? Karena folder ini cukup besar dan berisi file2 sisa installasi. Folder ini biasanya saya ganti owner dan permissionnya, selanjutnya bisa dibuka, dan bisa di hapus file yang kira2 sudah tidak digunakan lagi

(Capek nulis)

Silakan copy paste

From → Tak Berkategori

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: