Skip to content

Mengapa Minyak Bumi?

Juni 3, 2008

Ingat pelajaran sejarah jaman penjajahan Jepang di indonesia? Dimana saat itu hampir seluruh penduduk pulau Jawa diharuskan bertanam jarak untuk bahan bakar yang dibawa ke negeri Jepang sana. Masih ingat?
Saat itu seluruh kendaraan mesin perang Jepang cukup banyak yang menggunakan minyak jarak sebagai bahan bakarnya.

https://i2.wp.com/www.rni.co.id/Images/Detail_Jatropa_clip_image0002.jpg




Masih ingatkah juga jaman kita SD mungkin, bahwa berita tentang mobil Hybrid atau mobil dengan energi sel surya mampu berjalan normal dengan kecepatan hingga 100 km perjam. Masih ingatkah?

https://i2.wp.com/www.spacedaily.com/images/solarcar-nuna2-australia-bg.jpg

Nah pertanyaaanya.. Kemanakah berita-berita itu? Kemanakah pengembangan-pengembangan cerita itu? Cerita tentang energi yang dapat terbarukan, (renewable energy resources). Mengapa yang muncul hanyalah berita-berita tentang minyak bumi yang diisukan segera habis seingga harganya melambung, yang dijadikan momen-momen indah bagi para oknum pemerintahan?
Mengapa bahan bakar dari tumbuhan seperti spiritus, alkohol, pengelolaan biogas dan sejenisnya tidak muncul sebagai pengganti energi alternatif? Alasan apa yang dapat diterima bahwa hal-hal tersebut tidak dikembangkan? Tentunya kaum fisika dan kimiawan lebih tahu tentang hal itu.

https://i1.wp.com/www.energyandminerals.go.ug/renenergy/images/Biogas%20in%20Masese.jpg




Ya memang ternyata berbisnis hal yang habis (unrenewable) memang akan sangat menjanjikan. Memudahkan harga naik dengan alasan persediaan terbatas adalah hal yang paling mudah. Mengurangi stok BBM pada SPBU dengan aksi sebelumnya adalah pemberitahuan bahwa BBM akan dinaikkan harganya adalah hal yang keji yang sangat masuk akal jika dilihat dari segi bisnis. Memunculkan antrian panjang mungkin terdengar indah di kalangan para penahan BBM

Harapan kita adalah, segera memunculkan energi alternatif sukur2 energi bebas seperti kita bernapas, yang harusnya technically, dan secara sains pada jaman ini, harusnya mungkin sekali dilakukan.

Mampukah? Maukah?

Sepertinya orang-orang pintar itu tidak bodoh. Terlalu kentara sekali untuk tidak mencoba menggunakan hal alternatif yang harusnya bisa diusahakan daripada sekedar mempertahankan unrenewable dengan alasan susah mengganti alat alat yang sudah terlanjur memasar. Saya yakin orang-orang pintar itu bisa.. harusnya

Link terkait :
http://www.menkokesra.go.id/content/view/159/109/
http://www.energyandminerals.go.ug/renenergy/biogas%20invest.html





















From → Tak Berkategori

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: