Skip to content

10 Alasan Mengapa Harus Resign dan 10 Hal Yang Harus Dilakukan

April 11, 2009

Ada beberapa catatan dari berbagai sumber untuk rekan-rekan blogger

10 Alasan Mengapa Harus Resign dan 10 Hal Yang Harus Dilakukan

1. Memiliki usaha sendiri yang memerlukan konsentrasi khusus
Memiliki usaha sendiri adalah posisi yang paling mulia. Sayang kebanyakan sistem kuliah di Indonesia telah membawa masyarakat kita ke arah: mencari kerja. Sementara pembuat kerja tidak ada, akhirnya lowongan pun mengalami bottle necking. Aliran pencari kerja tak sepenuhnya bisa teraliri.
Sebuah usaha, memang memiliki tuntutan untuk diberikan konsentrasi khusus. Mendirikan usaha bukan hal yang mudah, mulai dari persiapan hingga merengkuh pasar, benar-benar harus menuntut konsentrasi. Dengan anda bekerja di tempat lama sambil berusaha, niscaya perhatian , waktu, tenaga, pikiran, tidak akan tercurah sepenuhnya pada pekerjaan usaha anda. Anda harus melihat ke depan, lupakan belakang, dengan cara RESIGN

2. Memiliki sambilan yang memerlukan konsetrasi khusus
Posisi ini sama dengan poin nomer satu. Hanya saja biasanya sambilan ini memang sifatnya bisa diberikan konsentrasi sekunder, bukan prioritas. Namun biasanya ketika sambilan ini besar, maka menuntut sebuah prioritas yang harus dijalankan. Kapan sambilan ini harus menjadi prioritas? Kita pun berhitung, dari keuntungan lahir bathin, mana yang lebih menguntungkan? Anda tahu jawabnya. Dan berarti anda tau kapan harus resign

3. Memiliki ganti yang lebih baik yang tidak bisa disambi
Seseorang yang memiliki ganti pekerjaan yang lebih baik, jelas memiliki alasan yang kuat untuk segera berpindah kerja.

4. Adanya keinginan berpindah kwadran profesi
Point ke empat ini mirip dengan point 1 dan 2. Hanya saja istilah kwadran (Robert Kiyoshaki) ini memang lebih variatif. Bisa jadi kita memang tidak lagi sekedar membuat usaha, namun membuat system atau justru menjadi investor. Masih ingat? Pelajaran kuno Robert Kiyoshaki?

5. Mengikuti suami/istri/keluarga
Posisi ini memang menuntut kita segera resign. Terutama wanita yang mengikuti suami. Alasan lain bisa jadi hilang untuk alasan ini

6. Belajar
Belajar ke tempat lain, jika tidak dapat disambi baik karena tempat dan waktu, adalah menuntut kita untuk segera membebaskan waktu dan ruang gerak kita.

7. Anti kemapanan

Kisah anti kemapanan ini memang 1 dari 1000 orang. Ada salah satu usahawan Indonesia (saya lupa namanya) yang ketika dia telah mencapai posisi yang tinggi dalam satu perusahaan dia langsung resign dan melamar ke posisi bawah perusahaan lain. Dia mengadakan perubahan disana, sampai posisi atas, dan dia resign lagi

8. Reaksi terhadap system perusahaan yang lama
System perusahaan memang berbagai macam. Tidak semuanya bisa diterima. Baik dari peraturan, sikap, budaya. System tersebut dapat anda usahakan untuk berubah yang artinya akan berpotensi konflik dengan pembentuk keputusan di dalam sistem perusahaan itu. Jika mereka tidak dapat anda ubah, maka pilihannya adalah : anda menerima , atau anda pergi dari tempat itu. Termasuk dalam sistem ini adalah misalnya tidak dapat mengikuti waktu / jam kerja.

9. Resign dengan terpaksa, seperti kontrak
Habis kontrak, dan tidak lagi diperpanjang, memang sesuatu yang terperhitungkan dalam system kerja perusahaan. Anda HARUS resign oleh keadaan itu. Keadaan perang, mungkin juga dapat menjadi alasan kuat di poin ini.

10. Tuntutan bathin
Tidak banyak yang mengalami ini. Biasanya tuntutan bathin ini lebih berasal dari sisi religius. Misal sama sekali tidak ingin berhubungan dengan project, atau kickback atau uang yang masuk secara haram. Untuk posisi ini ada beberapa yang akhirnya mengundurkan diri. Termasuk di sini adalah, jika anda secara pribadi telah menggunakan fasilitas kantor, mengurangi keuntungan kantor, menghandle secara pribadi klien-klien atau job-job yang harusnya masuk kantor, sudah seharusnya anda wajib untuk resign demi penyelamatan perusahaan. Jangan sampai anda menjadi parasit bagi perusahaan anda.

Dari poin-poin tersebut, manakah yang menuntut anda untuk resign?

Setelah mengapa kita resign, tentu kita juga ada hal-hal lanjutan yang perlu kita persiapkan untuk itu. Berikut dibawah ini adalah point-point persiapan yang saya ambil dari berbagai sumber

Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk Resign?

Resign, tentu akan membawa dampak, karena berkurangnya sebuah pemasukan tetap bulanan. Untuk itu banyak persiapan yang perlu dibawa, terutama untuk point diatas yang bukan pindah ke yang lebih baik. Berikut persiapannya:

1. Mental.
Mental itu wajib. Tanpa mental itu, anda akan mengalami tekanan yang super besar. Keyakinan akan  pastinya sebuah kehidupan yang lebih baik dan tantangan yang mesti lebih besar, akan membawa mental kita makin kuat untuk melakukan hal ini sebagai hal terbaik.

2. Ijin keluarga dan pengertian
Ijin keluarga, terutama yang menanggung keluarga, hukumnya WAJIB. Sehingga anggota keluarga pun turut mempersiapkan mental dan membantu kita baik dari segi spirit maupun persiapan materi seperti berhemat

3. Backup selama beberapa bulan, jika resign tidak ke arah perusahaan yang pemasukannya tetap
Backup ini, berupa backup keuangan. Sebuah usaha biasanya tidak akan langsung menghasilkan uang dalam waktu yang dekat. Dalam sebuah cerita rekan, pernah 1 tahun tanpa project. Namun memang usaha sendiri memiliki tingkat kesulitan yang luar biasa. Backup tersebut diperlukan untuk menangkal masa kurang.

4. Usaha keras pasca Resign
Usaha ini adalah terkait dengan keuangan. Pos-pos keuangan tambahan perlu disiapkan, lebih baik lagi jika seluruh anggota keluarga turut serta dalam hal ini.

5. Berhemat
Anda harus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu. Perhitungan keuangan yang ada, sesuaikan dengan kebutuhan yang standard dan rencanakan hingga dianggap pada masa kita mendapatkan keuntungan dari usaha baru kita.

6. Persiapan keuangan.
Persiapan keuangan, mempersiapkan pos-pos keuangan secara retail, pemasukan besar, menghandle pengeluaran, dan memutar kembali uang untuk dijadikan mikro investasi

7. Pengumpulan partner.
Kumpulkan rekan-rekan anda, buatlah pembicaraan mengenai usaha, tawarkan apa yang bisa anda jual dari mereka, atau tawarkan apa yang bisa mereka beli dari anda. Saya punya client, anda punya produk apa? atau sebaliknya.

8. Kreativitas.
Kreativitas harus dijaga. Biasanya seseorang yang berusaha sendiri akan dengan sendirinya terbangun kreativitas ini. Amatilah hal-hal yang simple kecil

9. Salah satu point penting adalah istikharah.
Dalam kita menentukan pilihan, tentu tidak lepas dari unsur subjectivitas. Sholat istikharah bagi umat islam adalah wajib untuk menjamin objectivitas pilihan kita. Mohon restu surgawi.

10. Berdoa sambil bertawakkal
Do’a wajib dilakukan bersama dengan tawakkal, tetap berusaha secara istiqomah. Melakukan apapun yang terbaik untuk masa depan anda, menghindari hal-hal yang dilarang agama, berbisnis untuk kemuliaan kemanusiaan, menguntungkan semua pihak/ mutualisma

Berdasar point-point tersebut, adakah yang telah anda lakukan? Silakan sebarkan pada teman-teman anda jika memang sekiranya perlu.

Copy It And Paste There

From → Tak Berkategori

6 Komentar
  1. Tejan permalink

    Terima kasih…

  2. Yulia permalink

    thanks atas informasinya!! aku mau tanya apabila resign mendadak maskudnya aku masih diperusahaan itu selama 1-2 minggu bagaimana? etis apa enggak? kan biasanya jangka waktunya 1 bulan. lagian aku di perusahan itu baru 4 bulan. bagaimana ya?

  3. benar sekali mas,setelah membaca artikel diatas telah membuka pola pikir saya mengenai alasan dan apa yang harus dilakukan saat resign

  4. Anisa Media Fatma permalink

    terimaksih mas saya mempunyai TEKAD untuk bebas Financial. ketika menjadi seorang karyawan kita tidak akan pernah menemukan yang namanya bebas Financial

  5. Oh my goodness! Amazing article dude! Thank you, However I am encountering issues with your
    RSS. I don’t know the reason why I cannot join it. Is there anybody getting similar RSS problems? Anyone that knows the solution can you kindly respond? Thanks!!

Trackbacks & Pingbacks

  1. Tak Mudah, Membangun Tim Yang Satu dan Padu « “sometimes words are much sharper than swords”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: