Skip to content

Fiksi Liris Sang Bintang

Juni 23, 2010

Malam ini ku tahu Tuhan..

Malam ini kau jadikanku tanpa teman..

Malam ini kau jadikanku tanpa bekal..

Sendiri di langit  gelap sunyi

Hanya karena Kau inginkan diri ini..

Tuk temani jiwa-jiwa nan sunyi..

Hanya dengan kelipku nan lemah tak berarti..

Meski ku tahu, esok hari..

Kan datang kilau mentari..

Silaukan  mata mereka tuk palingkan dari diri ini..

Dan meski ku tahu, esok malam hari..

Dewi Rembulan kan bersemi..

Dengan sinar palsu pantulan sang mentari..

dimana semua mata khan memuji..

dan tak lagi pedulikan kelipku ini..

Namun ku berjanji..

Tatkala terbenam sang mentari..

Tatkala datang si bulan mati..

Aku masih disini..

Dengan kelipku yang laksana mati..

Tuk temani jiwa-jiwa kelam nan sunyi..

Dan kutetap disini..

Di kolong langit sebelah sini..

Tak sulit kau mencari…

aku.. bintang kecil🙂

From → Tak Berkategori

4 Komentar
  1. Walaupun kerlipnya cuma kecil dan redup, tapi bintang-bintang berabad-abad sudah dipakai sebagai penunjuk arar. Penuntun ke jalan yang benar.

    Bintang jangan putus asa dong…🙂

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/

  2. berharap Tuhan tidak melipat langit..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: