Skip to content

Selama kabinet kebo masih berlangsung…(sekedar catatan)

Maret 2, 2012

Cobalah lihat berita-berita ini :

http://www.antaranews.com/berita/298693/pemerintah-akan-impor-garam-500000-ton

http://www.antaranews.com/berita/294741/pemerintah-akan-mengatur-impor-bawang-merah

 

Betapa negara yang luar biasa akan garam, ikan dan hasil bumi, dipaksa oleh pemerintahnya sendiri untuk mengambil dari pihak asing. Garam. Nggak salah? Aneh, garam yang tersedia di nusantara sebagai pemilik pantai terpanjang di dunia, masak harus mencari ke luar negeri. Menteri yang idiot atau presiden yang diem saja?

 

Kemudian lihatlah ke berita-berita tentang kekerasan dan perbedaan beragama. Seperti FPI, FBR, perlawanan terhadap misionaris, perlawanan terhadap kekerasan, liberalisme seperti JIL dan lain sebagainya. Sebagai catatan bahwa Liberalisme adalah paham filsafat bebas yang pada akhirnya tidak akan dapat diatur oleh agama dan pemerintah (http://id.wikipedia.org/wiki/Liberalisme) yang seharusnya justru merupakan paham pertama yang dilarang di sebuah negara republik dan beragama. Mengapa paham-paham ini sekarang tumbuh subur mewarnai masyarakat? Jawabannya adalah : karena negara ini tak bertuan. Hukum tak terkawal, penegak hukum sibuk cari kekayaan. Pemerintah tidak memiliki niat untuk membereskan hukum sehingga semua merasa terkawal oleh hukum.

Silakan pula anda lihat catatan turunnya harga BBM di era sebelum 2009. Lihat pula catatan kampanye pemilu 2009 oleh pemenang sebelumnya yang menang lagi di periode kedua. Turunnya harga BBM digotong oleh partai pemenang pemilu presiden sebagai keberhasilan pemerintah, yang sebenarnya pemerintah memanfaatkan momen turunnya harga minyak dunia untuk mendapatkan simpati untuk keperluan pemilu 2009.

Sekarang. Mungkinkah hal itu terulang? Tidak mungkin.Lihatlah pada berita ini dan cek pada berita-berita serupa. Kalau niat untuk tidak memberatkan rakyat di masa depan, mending tidak perlu diturunkan, sehingga di masa kedepannya tidak perlu menaikkan. Karena naiknya harga minyak akan menaikkan seluruh harga. Sedangkan turunnya harga minyak tidak akan mudah untuk membawa turun harga yang lain.

http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1833481/sby-harga-bbm-terpaksa-dinaikkan-demi-masa-depan. Kali ini dia tidak seperti tidak berdaya menghadapi harus naik BBM. Tentu banyak yang berpikiran bahwa kebijakan balik modal di periode kedua sedang digalakkan. Partainya yang ternyata carut marut berisi anjing-anjing koruptor dan suap menyuap makin harus membuat muka sang pemimpin ini kapalan dengan rasa malu. Penegak hukum justru menjadi penjebak hukum, pemegang keuangan negara justru menjadi “pecuk tunggu bara” atau justru “musang berbulu ayam”, dan lain sebagainya.

Kebijakan paling populer adalah : kenaikan gaji pegawai negeri TNI Polri. Kebijakan ini sungguh kebijakan buruk, padahal kelak justru di laporan pertanggung jawabannya, kebijakan ini dianggap sebagai upaya kesejahteraan rakyat. Jika dipikir, berapa persen penduduk yang berembel-embel Pegawai Negeri. Sementara kebijakan tersebut akan membawa naiknya harga-harga, dengan resiko bahwa si pegawai juga tetep saja banyak yang korupsi waktu pelayanan buruk dan tetap bermain dengan proyek-proyek yang bisa dia ambil keuntungannya.

 

LANTAS: apakah kita yakin, Esemka akan laku keras? Produk-produk dalam negeri akan bisa menguasai pasar dalam negeri sendiri? Ah, tidak percaya selama kabinet kebo yang gemar dengan benda luar negeri meski bekas itu ada, jangan harap industri dalam negeri bisa berjaya. Dan bersiaplah anda-anda matang karena harus terpanaskan hati anda hingga 2014 hingga kabinet macam ini akan berakhir.

Ah, sudahlah, tulisan carut-marut seperti ini tidak akan mengalahkan carut-marutnya negeri ini. Secarut-marut dan sepedas apapun, sudah banyak yang lebih pedas dan carut marut dibanding tulisan ini.. So, itu saja mereka tak akan mendengarkan omongan kasta blogger, maka jangan harap ini terbaca oleh para kebo-kebo.

From → Tak Berkategori

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: