Skip to content

The Last Generation Of Multiply Blogger! Sosial, Bisnis, dan Kepercayaan

Agustus 24, 2012

Multiply, sebuah situs global yang semula didirikan untuk tujuan situs perkawanan sosial sejak 2003 oleh Peter Pezaris, akhirnya harus menutup layanan blogging dan social networkingnya. Dalam pesan login yang muncul di bulan lalu Multiply menampilkan link ke http://multiply.com/info/we-are-sorry. Isinya jelas. Multiply tidak mampu lagi menangani sistem perkawanan sosial yang mereka buat.

Gejala ini sudah terbaca sejak setahun silam di bulan Mei oleh para blogger dan juga Online Seller. Gejala itu berupa pengurangan fitur-fitur blogging dan pengembangan Multiply lebih konsentrasi ke sistem e-commerce. Sebenarnya pada awal didirikannya Multiply dirancang untuk sosial networking dan tidak disarankan untuk penggunaan Online Shopping. Bahkan pada jaman dulu, para penjual online via Multiply bisa saja terkena penghapusan akun jika ketahuan menggunakan Multiply account untuk online selling. Namun karena fitur yang ada di Multiply sangat mendukung adanya Online Shopping, pembuat toko online kewalahan akhirnya para pengelola pun kewalahan. Akibatnya pada era 2009 Multiply membuka layanan untuk online seller. Para pembuka lapak Online ini memang luar biasa dari Asia dan Indonesia. Pasar mereka adalah terutama para blogger yang ingin berbelanja. Ditambah dengan fitur blogging dan bersosialisasi, online seller merasa sangat nyaman berada di sana.

Geger para pengguna akun Multiply pada Mei 2011 terutama dipicu juga oleh adanya pembentukan staff Multiply Indonesia yang dinodai juga oleh kasus pengambil alihan akun : indonesia.multiply.com dari milik Donny Verdian (http://donnyverdian.net/2011/05/19/kemana-perginya-indonesia-ku.html), menjadi lapak admin dan group yang otomatis seluruh akun Indonesia masuk ke dalamnya. Pada satu tread yang sering dinamakan dengan lapak 23 terjadi perbincangan besar dengan ribuan comment. Kisah itupun dikenal dengan nama Dart Vader et Impera. Dalam suatu kesempatan Pezaris sempat menjanjikan : TIDAK AKAN MENUTUP FASILITAS BLOGGING. Namun ternyata itu adalah ungkapan Pezaris setelah sebagian saham Multiply dibeli oleh Naspers, sebuah perusahaan yang berasal dari Afrika Selatan. Dalam berbagai macam isu, Naspers juga berhubungan dengan gerakan apartheid.
Kejadian tersebut disinyalir merupakan awal dari penutupan fitur blogging dan socnet dari Multiply. Pada tahun ini, Multiply berganti CEO dari Peter Pezaris ke Steffan Magdalinski. Ternyata segala macam dugaan para blogger tersebut pada tahun ini terjawab. Dalam salah satu lapak yang dibanjiri comment hingga di atas 3000 http://multiply.multiply.com/notes/item/5, sedikit banyak terungkap, bahwa pihak Multiply juga telah mengambil keuntungan sepihak dari para online seller yang menggunakan fasilitas Product Listing. Dalam salah satu comment seorang Online Seller mengungkap bahwa terjadi penahanan revenue-nya yang memanfaatkan fitur Product Listing.

Multiply, telah membongkar sistem sosial mereka. Mereka pun berubah kepada bisnis, harusnyalah mereka dapat mempertahankan kepercayaan. Jika para management Multiply cukup cerdas menangani Multiply, mereka bisa saja tetap melanjutkan platform pasar online dan blogging secara bersamaan. Blogger adalah aset marketing yang gratis. Mereka bisa saja kreatif menelurkan karya mereka yang bermanfaat bagi Multiply. Namun Multiply memilih cara berbeda. Mereka memaksa kekuatan blogger akan berlawanan dengan mereka. Seberapa banyak blogger akan membuka aib bisnis mereka di dunia Online?

Dan masihkah para pencari toko online menerima rekomendasi ketika mencari toko online yang pantas dipercaya? Multiply vs Tokobagus vs Kaskus vs blibli.com dan sejenisnya? Untuk menjamin segalanya, lebih baik para pencari toko online beralih ke selain Multiply..

 

bimosaurus…

calon ex-MPers di 1 Desember 2012 nanti

From → Coretan

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: