Lanjut ke konten

[blog singkat] Antara Nafsu, Bertindak dan Jalan Turun

Juni 13, 2015

Dalam hukum-hukum fisika yang dipelajari sejak kecil, seharusnya kita faham bahwa “beraksi” itu membutuhkan gaya. Maka dia membutuhkan energi. Seharusnya bertindak itu lebih berat dan lebih butuh energi daripada tidak beraksi.

Namun fenomena manusia, ternyata manusia lebih mudah untuk berlaku nafsu. Lebih ringan melakukan hal-hal terbumbu nafsu, ketimbang tidak melakukannya. Tidak bergunjing, itu lebih berat ketimbang bergunjing. Menahan diri dari hal yang dilarang, itu lebih berat ketimbang melakukannya. Mengapa?

Nafsu membawa manusia pada derajat yang rendah. Dibawah. Nafsu adalah jalan turun. Sehingga menghentikan kendaraan hati dari kondisi turun justru dibutuhkan energi yang besar. Oleh karenanya justru membutuhkan keahlian untuk berhenti dari gerak jatuh bebas tersebut.

Semoga kita diberikan kekuatan untuk senantiasa melakukan konversi energi jatuh bebas itu menjadi konstruktif dan produktif. Selamat menjelang Ramadan.

From → Tidak Dikategorikan

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: